
Palembang, 18 April 2026 – Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026 pada Kamis (18/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai 7 ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UM Palembang, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M. , dan dimoderatori oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UM Palembang, Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc. Sosialisasi ini dihadiri oleh ketua program studi, sekretaris program studi, serta Unit Penjaminan Mutu (UPM) di lingkungan Fakultas Teknik dan program studi keteknikan lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., menyampaikan bahwa akreditasi unggul bukan lagi sekadar target, melainkan keharusan bagi setiap program studi untuk menjamin daya saing lulusan. “Kita harus memahami secara mendalam instrumen akreditasi terbaru dari LAM Teknik yang berbasis pada capaian dan luaran. Tidak ada lagi ruang untuk formalitas administratif. Yang dinilai adalah bukti nyata kinerja tridharma, kualitas dosen, sarana prasarana, serta kepuasan pemangku kepentingan,” tegasnya. Dr. Asvic Helida selaku moderator menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan menyusun peta jalan menuju akreditasi unggul pada tahun 2026.
.

Materi pertama disampaikan oleh Prof. Ir. Meilana Darma Putra, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng , yang memaparkan gambaran umum LAM Teknik serta pergeseran paradigma akreditasi dari pemenuhan administratif menuju keunggulan substansi. Ia menekankan bahwa LAM Teknik berperan sebagai Guardian of Quality dengan prinsip imparsialitas, tiga tahun berturut-turut serta sertifikasi ISO 9001:2015. “Akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan alat transformasi mutu. Dampak positif lulusan terhadap masyarakat dan industri adalah tolok ukur kesuksesan sejati,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya basic science dan matematika (minimal 25 SKS untuk Sarjana), Capstone Design, serta standar laboratorium dan K3L sebagai kekhasan pendidikan teknik yang tidak bisa ditawar.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Ir. Agung Wahyu Setiawan, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng , yang fokus pada instrumen akreditasi APS AVP 2025 untuk kriteria I hingga IV. Ia menjelaskan secara rinci tentang Differensiasi Misi (VMTS yang unik dan spesifik, diturunkan dari visi PT ke visi keilmuan program studi), Akuntabilitas (tata pamong yang baik, good university governance, audit internal dan eksternal, serta pengelolaan keuangan yang transparan), Relevansi (keterlibatan pemangku kepentingan dalam evaluasi kurikulum, profil lulusan yang diturunkan ke CPL, metode pembelajaran aktif seperti case method dan team based project, serta integrasi penelitian dan PkM ke dalam pembelajaran), dan Sumber Daya Manusia (kualifikasi DTPS yang sesuai dengan body of knowledge, jabatan akademik, kinerja penelitian dan PkM, serta luaran berupa paten dan publikasi internasional). Ia menegaskan bahwa dosen tetap program studi harus dibuktikan dengan penugasan mengajar mata kuliah inti dan keterlibatan dalam tridharma.
. 
Materi ketiga disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., IPU , yang mengupas kriteria V hingga VII serta penyusunan LED dan LKPS. Pada Sarana, Prasarana, dan K3L, ia menekankan kecukupan laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, serta fasilitas K3L yang didukung kebijakan dan bukti pelaksanaan. Pada Mahasiswa dan Luaran Mahasiswa, dibahas rasio mahasiswa/DTPS, prestasi akademik dan nonakademik, masa studi, tracer study, waktu tunggu lulusan (≤ 3 bulan untuk D3/Sarjana), kesesuaian bidang kerja (≥ 70% untuk D3/Sarjana), serta publikasi mahasiswa. Pada Sistem Penjaminan Mutu, ia memaparkan siklus PPEPP, audit mutu internal, rapat tinjauan manajemen, Indikator Kinerja Tambahan (IKT), evaluasi capaian kinerja, serta kepuasan pemangku kepentingan. Terakhir, ia memberikan panduan praktis penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan LKPS yang sahih, tertelusur, dan berbasis bukti, serta pentingnya analisis SWOT dan program pengembangan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta antusias menggali lebih dalam terkait syarat perlu unggul untuk setiap jenjang program studi (S1, S1 Terapan, M, MTr, D, DTr, dan PPI). Dengan sosialisasi ini, UM Palembang berkomitmen untuk mempersiapkan seluruh program studi keteknikan menuju akreditasi Unggul tahun 2026, sejalan dengan target universitas untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing global.