Perkuat Kompetensi Digital Tendik, UM Palembang Hadirkan Pelatihan Siap Hadapi Transformasi Digital

Palembang, 23 Juni 2026 – Universitas Muhammadiyah Palembang terus mengokohkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), universitas menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Menuju Layanan Profesional, Adaptif, dan Berdaya Saing pada Selasa (23/6/2026) di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para tenaga kependidikan (tendik) untuk membekali diri dengan kompetensi yang relevan dalam menghadapi era transformasi digital yang terus bergerak cepat.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UM Palembang, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I. , dan menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc. , selaku Ketua LPM, serta Dr. Karnadi, S.Kom., M.Kom. , yang ahli di bidang teknologi informasi. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja di lingkungan UM Palembang, mulai dari biro administrasi, akademik, keuangan, humas, hingga unit pendukung lainnya, sebagai bagian dari upaya penguatan SDM dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan dinamis.

.   

Dalam sambutannya, Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I. , menegaskan bahwa peran tenaga kependidikan sangat strategis dalam menopang kualitas layanan akademik dan administrasi di perguruan tinggi. Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas dosen dan mahasiswa, tetapi juga oleh profesionalisme tendik yang berada di garda terdepan pelayanan. “Era digital saat ini menuntut seluruh SDM untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Tenaga kependidikan harus terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan kemampuan agar mampu memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek pelayanan di perguruan tinggi. Sistem administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini bertransformasi menjadi layanan berbasis digital yang membutuhkan kompetensi baru dari para tendik. “Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Digitalisasi menuntut kita untuk melek teknologi, cepat beradaptasi, dan mampu mengoperasikan berbagai sistem informasi yang mendukung proses akademik dan administrasi,” tegasnya.

   

Karena itu, kegiatan penguatan kapasitas seperti ini menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh tendik memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan juga diharapkan dapat memperkuat budaya kerja profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima. “Pelayanan yang profesional tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan dalam bekerja, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi yang baik, responsif terhadap kebutuhan pengguna layanan, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang muncul,” tambahnya.

. .

Dr. Suroso PR juga menambahkan bahwa UM Palembang saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola institusi melalui berbagai program pengembangan SDM. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam mewujudkan layanan pendidikan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Melalui kegiatan ini, kita ingin menyamakan persepsi dan pandangan dalam memperkuat pelayanan administrasi di UM Palembang. Semua unit harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, dosen, dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Dengan penguatan kapasitas ini, UM Palembang optimis dapat menghadirkan layanan akademik yang semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing di era digital, sekaligus mendukung pencapaian visi universitas sebagai perguruan tinggi unggul dan berkarakter Islami.

.

 

 

Tinggalkan Balasan