Pascaraih Unggul, LPM UM Palembang Gelar Rakor Perencanaan 2026, Bahas Strategi Digitalisasi dan Keberlanjutan Mutu

Palembang, 26 Agustus 2025 – Menyusul kesuksesan meraih akreditasi Unggul, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Palembang langsung bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan Tahun 2026. Rapat yang berlangsung pada Senin (26/8/2025) pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh pimpinan bidang dan dipimpin secara langsung oleh Ketua LPM, Dr. Asvic Helida, S.Hut., M.Sc. Agenda utama rakor adalah menyelaraskan program kerja strategis dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang realistis serta akuntabel untuk memastikan efektivitas dan efisiensi pencapaian target mutu universitas di tahun depan, sekaligus menjaga keberlanjutan predikat Unggul.

Dalam sesi pemaparan yang berlangsung intensif, setiap kepala bidang menyampaikan peta jalan kegiatannya. Kepala Bidang SPME, Rieno Septra Nery, S.Si., M.Pd., memaparkan fokus pada penguatan akreditasi eksternal melalui program Pendampingan Penulisan IAPS dengan instrumen seluruh LAM, Upgrading UPM, Pendampingan Reakreditasi Perpustakaan, Pendampingan Akreditasi Program Studi, dan Benchmarking Akreditasi Internasional. Kepala Bidang SPMI, Dr. Trisnawati, S.Si., M.Kes., akan memperkuat fondasi internal melalui Focus Group Discussion (FGD) Telaah Dokumen Standar, Sosialisasi Budaya Mutu, Pelatihan Pengembangan SPMI, dan yang tak kalah penting adalah Pengembangan Aplikasi SPMI Universitas. Untuk mendukung digitalisasi proses mutu tersebut, Kepala Bidang TIK, Muhammad Ihsan, S.T., M.Kom., merencanakan strategi layanan TIK, Benchmarking dan Perancangan Aplikasi Audit, Implementasi, Pelatihan Pengguna, serta Pengembangan SDM. Sementara itu, Kepala Bidang AMI, Dr. Diah Isnaini, S.E., M.Si., menegaskan komitmen evaluasi melalui Pelatihan Auditor, Sosialisasi Instrumen AMI dan ISO, serta pelaksanaan Audit Mutu Internal dan Audit ISO secara menyeluruh.

Pembahasan kemudian difokuskan pada penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang detail untuk setiap program prioritas. Dr. Asvic Helida selaku Ketua LPM menekankan prinsip value for money dan akuntabilitas yang tinggi. “Setiap kegiatan harus terukur dampak dan keluarannya. Pencapaian akreditasi Unggul adalah awal, sekarang kita harus bekerja lebih cerdas dan terintegrasi untuk mempertahankan dan meningkatkannya,” tegasnya. Melalui rakor yang produktif ini, LPM UM Palembang telah menyusun sebuah blueprint kerja yang komprehensif dan visioner untuk tahun 2026, meneguhkan perannya sebagai penggerak utama budaya mutu yang adaptif dan berkelanjutan di lingkungan UM Palembang.

Tinggalkan Balasan